Jumat, 10 Oktober 2014

Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan



PERTUMBUHAN PENDUDUK
Penduduk adalah orang yang secara hukum boleh tinggal di suatu daerah meskipun oarng itu bukan warga negara. Pertumbuhan penduduk adalah salah satu faktor penting dalam masalah sosial ekonomi. Pertumbuhan penduduk yang semakin cepat mendorong pertumbuhan aspek-aspek kehidupan. Manusia mempunyai kelebihan dalam kehidupannya dengan memanfaatkan dan mengembangkan akal budinya. Jadi perkembangan kebudayaan ini, mengubah cara pikir manusia dalam memenuhi kebutuhannya seperti dengan bertambahnya penduduk maka bertambah kebutuhan akan makanan, tempat tinggal, pendidikan dan lain –lain.
Diperkirakan 35 tahun terakhir akan terjadi penggandaan penduduk dunia yang dipengaruhi faktor demografi yaitu:
1.    Kematian (Moralitas)
2.    Kelahiran (Fertilitas)
3.    Migrasi
Kematian biasanya terjadi di daerah kritis (kekurangan makanan dan lain-lain) dan kelahiran biasanya terjadi di daerah yang tingkat kesehatan tinggi. Sedangkan migrasi terjadi karena untuk menghindari kelangkaan seperti kekurangan makanan, atau karena overpopulasi dan lain-lain. Migrasi dapat diartikan perpindahan yang relatif permanen dari suatu daerah (negara) ke daerah (negara) lain dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke tempat lain.

MASYARAKAT
Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur dan menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani, sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Masyarakat sering digolongkan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian seperti masyarakat pemburu, masyarakat pastoral nomadis, masyarakat bercocoktanam, dan masyarakat agrikultural intensif, yang juga disebut masyarakat peradaban. 

KEBUDAYAAN
Kebudayaan adalah sesuatu yang asli dari suatu masyarakat negara dan juga dapat berasal dari luar Negara.
Jenis kebudayaan yang ada di Indonesia:
1.    Kebudayaan Asli
2.    Kebudayaan Hindu, Budha, Islam
3.    Kebudayaan Barat
Indonesia memiliki kebudayaan asli contohnya tarian daerah, pakaian adat, kesenian daerah, dan lain-lain. Pada masa ini budaya dari luar sudah masuk ke negara kita karena pengaruh globalisasi. Tetapi sebagai warga negara yang baik kita harus melestarikan budaya asli dengan berpikir global dan melakukan yang local agar generasi selanjutnya dapat mengenal sejarah bangsa kita.

Pengertian dan Tujuan ISD



PENGERTIAN ILMU SOSIAL DASAR
Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang masalah-masalah sosial di dalam  masyarakat yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia.

TUJUAN ILMU SOSIAL DASAR
Ilmu Sosial Dasar (ISD) mempunyai tujuan pembinaan mahasiswa agar :
1.    Memahami hakekat dan fungsi ilmu sosial dasar dalam perguruan tinggi.
2.    Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah sosial yang ada dalam masyarakat.
3.    Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
4.    Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya mempelajarinya secara kritis-interdisipliner.
5.    Memahami jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.

ILMU SOSIAL DASAR DAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Ilmu Sosial Dasar (ISD) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) memiliki persamaan maupun perbedaan.
Persamaan ISD dan IPS
1.    Keduanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan/pengajaran.
2.    Keduanya memiliki materi yang terdiri dari kenyataan social dan masalah social
Perbedaan ISD dan IPS
1.    Ilmu Sosial Dasar (ISD) diberikan di Perguruan TInggi, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) diberikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.
2.    Ilmu Sosial Dasar (ISD) diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan keterampilan intelektual.